Tuesday, June 28, 2016

10 Daerah Dengan rata-rata Nilai SBMPTN 2016 Tertingi


Berikut ini adalah 10 besar peringkat rata-rata nilai tertinggi berdasarkan asal provinsi, untuk kelompok Sainstek:

1. DKI Jakarta, dengan rata-rata nilai 623,91.
2. Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan rata-rata nilai 611,07.
3. Banten, dengan rata-rata nilai 601,36.
4. Jawa Tengah, dengan rata-rata nilai 595,49.
5. Jawa Barat, dengan rata-rata nilai 591,69.
6. Jawa Timur, dengan rata-rata nilai 583,60.
7. Lampung, dengan rata-rata nilai 565,39.
8. Sumatera Barat, dengan rata-rata nilai 560,39.
9. Sumatera Selatan, dengan rata-rata nilai 558,16.
10. Riau, dengan rata-rata nilai 556,79.

Adapun untuk kelompok Soshum, berikut 10 besarnya:

1. DKI Jakarta, dengan rata-rata nilai 595,60.
2. Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan rata-rata nilai 588,81.
3. Banten, dengan rata-rata nilai 572,00.
4. Jawa Tengah, dengan rata-rata nilai 571,90.
5. Lampung, dengan rata-rata nilai 566,51.
6. Jawa Timur, dengan rata-rata nilai 565,41.
7. Jawa Barat, dengan rata-rata nilai 563,81.
8. Sumatera Selatan, dengan rata-rata nilai 553,86.
9. Sumatera Barat, dengan rata-rata nilai 548,24.
10. Kepulauan Babel, dengan rata-rata nilai 543,76.

10 Kampus Dengan Nilai Rata-rata Tertinggi SBMPTN 2016



SBMPTN 2016 membagi peserta dalam dua kelompok ujian, yaitu Sainstek dan Soshum.

Berikut ini 10 besar kampus penerima rata-rata nilai tertinggi untuk kelompok Sainstek:
1. Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan rata-rata nilai 700,10.
2. Universitas Indonesia (UI), dengan rata-rata nilai 667,44.
3. Universitas Gadjah Mada, dengan rata-rata nilai 648,46.
4. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), dengan rata-rata nilai 647,54.
5. Universitas Diponegoro (Undip), dengan rata-rata nilai 620,33.
6. Universitas Padjadjaran, dengan rata-rata nilai 618,24.
7. Universitas Airlangga (Unair), dengan rata-rata nilai 616,67.
8. Institut Pertanian Bogor (IPB), dengan rata-rata nilai 613,68.
9. Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS)dengan rata-rata nilai 611,00.
10. UPN Yogyakarta, dengan rata-rata nilai 606,68.
Adapun untuk kelompok Soshum, 10 besarnya adalah:

1. Universitas Indonesia (UI), dengan rata-rata nilai 669,52.
2. Universitas Gadjah Mada, dengan rata-rata nilai 652,92.
3. Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan rata-rata nilai 651,97.
4. Universitas Padjadjaran, dengan rata-rata nilai 621,78.
5. Universitas Diponegoro (Undip), dengan rata-rata nilai 617,99.
6. Universitas Airlangga (Unair), dengan rata-rata nilai 616,66.
7. Universitas Brawijaya, dengan rata-rata nilai 606,14.
8. UPN Yogyakarta, dengan rata-rata nilai 598,51.
9. UPN Jakarta, dengan rata-rata nilai 597,33.
10. Universitas Negeri Jakarta, dengan rata-rata nilai 594,19. 

Thursday, June 23, 2016

Cara Menentukan Nilai Nasional SBMPTN

MENENTUKAN SKOR MINIMAL NILAI NASIONAL SBMPTN

mungkin ini adalah hal yang baru buat adek-adek, di bimbel manapun ga akan ada yang menyajikannya, karena Kita selalu memberikan yang berbeda untuk kalian hue hue hue... namanya juga wangsit. hue hue hue...

Ok langsung aja nih,
banyak yang bertanya bagaimana cara mengetahui skor minimal nilai nasional di SBMPTN ?
bagaimana Kita memprediksikan nilainya?
apalagi data yang masuk sekitar 5.000-10.000 pada Quick Count, sedangkan realnya adalah sekitar 700.000 peserta, jadi tidak mungkin kelulusan QC nya menggunakan perangkingan berdasarkan Daya Tampung. oleh karena itu WE menggunakan data tahun lalu untuk memprediksikan nilai minimal yang diperoleh pada rangking terakhirnya untuk kelulusan QC nya (misalkan suatu jurusan daya tampungnya 40, maka WE memprediksikan nilai pd siswa yang memperoleh rangking 40).




nah apa aja yang perlu dipersiapkan data-datanya?


1. Tabel distribusi Normal baku Z.



2. Data Statistika Deskriptif SBMPTN tahun sebelumnya(dalam hal ini SBMPTN 2015).

Program IPA/SAINTEK

Program IPS/SOSHUM

3. Daya Tampung dan Peminat SBMPTN

Untuk daya tampung dan peminat bisa kita lihat dari web SBMPTN nya langsung http://sbmptn.ac.id/?mid=14

4. Menghitung SN menggunakan Statistika Inferensi

nah bagi siswa yang menggunakan kurikulum 2013, pasti udah belajar materi ini di kelas XI, sehingga adek-adek bisa menghitung sendiri prediksi SN nya.

karena data ini merupakan populasi dari peserta SBMPTN, kita asumsikan data berdistribusi Normal.
sehingga kita bisa menggunakan tabel distribusi normal baku Z di atas.

kita ambil contoh  memprediksikan Passing Grade SN FTTM ITB
hal yang perlu kita persiapkan adalah
1. data daya tampung dan peminat FTTM ITB 2016
2. Rataan dan simpangan baku ITB pada tabel statistika deskriptif SBMPTN 2015 di atas.
3. gunakan rumus Z (rumus distribusi normal baku)







nah berikut ini data FTTM ITB

*DT = Daya Tampung SBMPTN 2016

peluang nilai terendah

selanjutnya kita menentukan nilai K menggunakan tabel distribusi Normal di atas dengan peluangnya 0,9562, perhatikan yang dilingkari yah




nah di peroleh



nah jika adek-adek yang memilih FTTM ITB dengan nilai SN nya > 773,158 peluang lulusnya jadi besar.

nah untuk jurusan yang lain adek-adek bisa menghitungnya sendiri,
Sumber : Wangsiteducation.com

Wednesday, June 22, 2016

Pembahasan Soal SBMPTN 2016 untuk Matematika Dasar dan Matematika IPA


Seperti kita ketahui SBMPTN merupakan jalur seleksi untuk masuk perguruan tinggi negeri yang ada di indonesia. dan tiap tahunnya banyak lulusan lulusan yang ingin melanjutkan keperguruan tinggi mengikuti seleksi sbmptn ini. namun dari sekian banyak peserta hanya sedikit yang lulus. maka dari itu kami sajikan trik super cepet dalam mengerjakan soal matematika pada SBMPTN 2016. untuk materi materi yang lain akan menyusul di postingan2 selanjutnya. makanya pantengin terus blog ini biar kalian tidak ketinggalan soal soal dan pembahasan dari soal sbmptn maupun ujian mandiri atau pun Ujian Sekolah.
Pembahasan Soal SBMPTN Matematika TKD SAINTEK 2016 
Pembahasan Soal SBMPTN Matematika Dasar 2016

Wednesday, June 1, 2016

Kunci Jawaban SBMPTN 2016



Selamat Menyesuaikan Jawaban kamu dengan Kunci Jawaban yang Dibuat oleh Tim Bimbel Medica,
yang telah berpengalaman 36 Tahun Sejak Tahun 1979.
kunci jawaban ini belum semua kode, tapi nanti kami akan update untuk kode yang lainnya
sumber : Bimbel Medica