Tuesday, January 24, 2017

Syarat Umum Pendaftaran SNMPTN 2017


Hasil gambar untuk snmptn

Jika kamu tertarik untuk mendaftar di perguruan tinggi negeri (PTN), khususnya melalui jalur SNMPTN 2017, ada sejumlah ketentuan yang perlu kamu ketahui. Hal ini akan membuatmu lebih paham mengenai apa hal yang perlu kamu perhatikan pada pendaftaran SNMPTN 2017 ini.
Dinukil dari laman resmi SNMPTN 2017, ada ketentuan umum yang diterapkan dalam SNMPTN 2017 ini. Pada pendaftaran jalur SNMPTN 2017, ini merupakan pola seleksi nasional berdasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan rapor semester satu sampai semester lima di jenjang SMA/SMK/MA.
Selain itu, pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), ini adalah sebuah basis data yang berisikan pada rekam jejak kinerja sekolah serta prestasi akademik para siswa. Nantinya, sekolah yang mengikuti SNMPTN ini harus memiliki Nomor Pokok Sekolah nasioal (NPSN) serta mengisi datan prestasi siswa di PDSS.
Siswa yang mendaftar pada jalur SNMPTN 2017 ini wajib untuk membaca tentang informasi di laman PTN yang dipilih. Dengan begitu, kamu akan mengetahui berbagai ketentuan yang terkait dalam penerimaan mahasiswa baru.

Cara Cerdas Memilih Jurusan/Prodi di SNMPTN 2017

1. Tentukan jurusan
Banyak calon mahasiswa yang bingung harus mendahulukan pilihan PTN atau prodi. Jawabannya, kamu harus tentukan prodi atau jurusan yang diinginkan. Setelah itu, baru tentukan PTN yang tepat dan menyediakan prodi pilihanmu. Calon mahasiswa juga diharapkan tidak memilih jurusan yang menyimpang dari jurusan sekolahnya, misalnya dari IPA ke IPS atau sebaliknya. Hal itu hanya membuat peluangmu diterima semakin tipis.
2. Pelajari jurusan pada PTN
Cari tahu informasi mengenai daya tampung jurusan tersebut. Lihat jumlah pendaftar, jumlah yang diterima, serta sebaran siswa diterima dari SNMPTN tahun sebelumnya. Dalam SNMPTN, siswa boleh memilih maksimal dua PTN, asalkan satu pilihannya berada di provinsi yang sama dengan asal sekolah. Di sisi lain, beberapa PTN enggan dijadikan sebagai pilihan kedua. Bijaklah dalam memilih prodi dan PTN, yaitu disesuaikan dengan nilai rapormu.
3. Lihat profil sekolah
Panitia SNMPTN 2017 memberi jatah sekolah berakreditasi A sebanyak 50 persen siswa terbaik di sekolahnya. Akreditasi B sebanyak 30 persen siswa terbaik, dan akreditasi C sebanyak 10 persen siswa terbaik. Artinya, meski nilaimu tidak terlalu tinggi, peluang lolos SNMPTN semakin besar jika sekolahmu punya akreditasi yang baik. Setelah mengetahui akreditasi sekolah, baru tentukan PTN mana yang peluang diterimanya tinggi.
4. Faktor alumni
Perhatikan jumlah alumni yang lulus di PTN tahun lalu. Kampus biasanya akan melihat prestasi kakak kelasmu yang sudah diterima di tahun sebelumnya. Jika hasilnya memuaskan, bukan tak mungkin peluangmu diterima di PTN tersebut semakin besar.
5. Berdoa
Supaya jalan menuju PTN impian dipermudah, jangan lupa untuk terus berdoa. Kemudian, jangan menyerah dan tetap berusaha.

Kuota SNMPTN Berkurang 10%


Hasil gambar untuk ptn

Pemerintah menetapkan kuota Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017 sebesar 30% dari total daya tampung pada setiap program studi. Jumlah tersebut berkurang 10% ketimbang kuota tahun lalu. Kendati demikian, setiap rektor diberikan kewenangan penuh untuk menambah persentasenya sesuai dengan kekhasan masing-masing kampusnya.
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan, 30% adalah batas bawah yang harus dipenuhi PTN. Jumlah tersebut sama dengan batas bawah untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Negeri (SBMPTN).
“Dan untuk kuota maksimal seleksi mandiri, atau kampus sering menyebut ujian mandiri adalah 10 persen,” ujar Nasir saat meluncurkan secara resmi dimulainya kegiatan SNMPTN-SBMPTN, di Auditorium Kemenristekdikti, Jakarta, Jumat, 13 Januari 2017.
Ia menjelaskan, dengan komposisi 30:30:10, berarti ada 10% kuoata tersisa untuk menggenapkan 100% kuota. Menurut dia, 10% kuota yang tersisa itu tak boleh dialokasikan pada ujian mandiri.
“Jadi silakan rektor memilih, 10 persen sisa itu mau ditambahkkan ke SNMPTN atau SBMPTN. Atau mungkin seperti ITB yang tahun lalu tak memakai ujian mandiri, itu boleh,” ujarnya.
Ia mengatakan, setiap kampus diperbolehkan untuk tidak menggelar ujian mandiri yang kuotanya maksimal sebesar 10%. Namun, kuota SNMPTN-SBMPTN tak boleh kurang dari 30%

3 Pola Penerimaan SBMPTN dan SNMPTN 2017

Gambar terkait


Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahun 2017 resmi dibuka oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir pada Jumat (13/1/2017).
Ketua SNMPTN dan SBMPTN 2017 Ravik Karsidi mengatakan, pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN 2017 akan dilaksanakan beberapa hal landasan konseptual antara lain, memberikan pengakuan terhadap semua prestasi akademik siswa.
“Memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh siswa yang mempunyai prestasi akademik terbaik untuk dapat mengikuti pendidikan tinggi di seluruh PTN di Indonesia tanpa diskriminasi,” kata Ravik dalam keterangan tertulis seperti dilansir dari kompas.com, Jumat (13/1/2017).
Berdasarkan Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 126 Tahun 2016 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri, diatur sejumlah pola penerimaan mahasiswa baru.
1. Jalur SNMPTN, yaitu merupakan seleksi berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik calon mahasiswa.
2. SBMPTN, yaitu seleksi berdasarkan hasil ujian tertulis dengan metode cetak (paper based testing) atau komputer (computer based testing), atau kombinasi hasil ujian tertulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa.
3. Seleksi mandiri, yaitu seleksi yang diatur dan ditetapkan oleh masing-masing PTN.
“Untuk daya tampung calon mahasiswa, SNMPTN dan SBMPTN paling sedikit memiliki alokasi
sebesar 30 persen dari total penerimaan calon mahasiswa. Sedangkan seleksi mandiri paling banyak 30 persen,” ucap rektor Universitas Sebelas Maret itu.
Ravik Karsidi menerangkan pelaksanaan seleksi melalui SNMPTN memiliki syarat sekolah berdasarkan akreditasi, untuk sekolah akreditasi A, siswa bisa mengikuti SNMPTN merupkan bagian dari 50% terbaik di sekolahnya.
Sekolah dengan nilai akreditasi B, siswa akan dapat mengikuti SNMPTN sebanyak 30% terbaik yang berada di sekolahnya.
Sedangkan untuk akreditasi C, 10% siswa terbaik dari sekolah akan diterima di SNMPTN, untuk akreditasi lainnya sebesar 5% siswa terbaik dapat mengikuti SNMPTN.
Untuk pelaksanaan ujian computer based testing (CBT) dengan jumlah peserta mencapai 30.000 ribu siswa. Sedangkan untuk seleksi mandiri, PTN hanya melaksanakan satu kali oleh perserta masing-masing dari PTN, salah satunya dengan menggunakan nilai hasil tes SBMPTN yang difasilitasi oleh Panitia Pusat. (ept/kmp)

Friday, January 6, 2017

Prediksi Soal-Soal SBMPTN 2017 Lengkap dengan Pembahasannya

Hasil gambar untuk sbmptn 2017
Kami mengharapkan bahwa latihan Soal Sbmptn tahun 2017 ini dapat dipergunakan untuk membekali Anda / para calon peserta seleksi Sbmptn 2017 karena, selain latihan soal dibuat oleh tim kami yang berpengalaman, keduanya tipe soal dan tingkat kesukaran soal berusaha disesuaikan dengan kondisi ujian Sbmptn. Para siswa diharapkan dapat mempersiapkan Sbmptn seoptimal mungkin mengingat begitu tinggi minat peserta seleksi Sbmptn 2016 yang digelar beberapa waktu yang lalu.
Latihan soal Sbmptn 2017 dibuat oleh Team yang berpengalaman di bidangnya, dan model latihannya kami susun sebagai berikut :
  1. Latihan Soal Tes Potensi Akademik (TPA), yang akan diujikan pada peserta Sbmptn 2017 kelompok ujian Saintek, kelompok ujian Soshum, dan kelompok ujian Campuran
  2. Latihan Soal Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU), yang akan diujikan pada peserta Sbmptn 2017 Kelompok Ujian Saintek, Kelompok Ujian Soshum, serta Kelompok Ujian Campuran.
  3. Latihan Soal Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek), yang akan diujikan pada peserta Sbmptn 2017 Kelompok Ujian Saintek.
  4. Latihan Soal Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum), yang akan diujikan pada peserta Sbmptn 2017 Kelompok Ujian Soshum.
Prediksi Soal SBMPTN 2017 Saintek
Prediksi Soal SBMPTN 2017 Soshum
Prediksi Soal SBMPTN 2017 Campuran 
Pembahasan Prediksi Soal SBMPTN 2017 Saintek
Pembahasan Prediksi Soal SBMPTN 2017 Soshum
Pembahasan Prediksi Soal SBMPTN 2017 Campuran

Pembahasan Soal Soal SBMPTN 2016 Lengkap dengan Caranya

Hasil gambar untuk sbmptn 2017
Untuk melihat pembahasan setiap mata pelajaran TKD Saintek:
Untuk melihat pembahasan setiap mata pelajaran TKD Soshum:
TKPA 

Sunday, January 1, 2017

Patch Pes 2016 TCS Cup V3.3 Terbaru Liga Indonesia dan Timnas Indonesia AFF 2016

TSC 2016

PES 2016 Torabika Soccer Championship 2016

The team from iPatchTeam created an Addon for PTE Patch, it's called TSC ( Torabika Soccer Champhionship ) for PTE Patch. With this addon, you are allowed to play Indonesian League, so this is very good news for Indonesian People :)

FEATURES :

- Since this is an addon, so it will have the same features like PTE Patch but with Indonesian League.
- It's ready for new INDONESIAN LEAGUE 2016
- MLS Ready for Season 2016.
- 11 Teams from AFF Suzuki Cup 2016.
- TSC 2016 Indonesian Team :

PERSIBA BANTUL
PERSIJAP JEPARA
PERSIK KEDIRI
PERSIP PEKALONGAN
PERSIRAJA BANDA ACEH
PERSIS SOLO
PERSITA TANGERANG
PSGC CIAMIS
PSIM YOGYAKARTA
PSIS SEMARANG
PSMS MEDAN
PSS SLEMAN
MADIUN PUTRA FC
PERSEPAM MADURA UTAMA
PERSIKA KARAWANG
PERSIKABO BOGOR
PERSSU SUPER MADURA
PSCS CILACAP

- Other Asian Team :

ADELAIDE UNITED (Australia)
CHONBURI FC (Thailand)
HEBEI CHINA FORTUNE FC (China)
JIANGSU SUNING (China)
JOHOR DARUL TA'ZIM (Malaysia)
KITCHEE SC (China)
SCG MUANGTHONG UNITED (Thailand)
SANFRECCE HIROSHIMA (Japan)
SELANGOR FA (Malaysia)
WARRIORS FC (Singapore)
GLOBAL FC
HANOI T&T FC
LAO TOYOTA FC
YANGON UNITED FC

ChantPack :

CHANT TSC A :
AREMA CRONUS
BALI UNITED
BARITO PUTERA
BHAYANGKARA SURABAYA UTD
MADURA UNITED FC
MITRA KUKAR
PERSEGRES GRESIK UNITED
PERSELA LAMONGAN
PERSERU SERUI
PERSIB BANDUNG
PERSIBA BALIKPAPAN
PERSIJA JAKARTA
PERSIPURA JAYAPURA
PS TNI
PSM MAKASSAR
PUSAMANIA BORNEO FC
SEMEN PADANG FC
SRIWIJAYA FC

CHANT ISC B :
PERSIS SOLO
PSIM YOGYAKARTA
PSS SLEMAN

INSTALLATION :

- Please backup your EDIT00000000 !!!
- This addon only works with PTE Patch ( PTE Patch 6.0 Required ! ).
- Download DpFileList Generator in order to use .CPK Files.

1. Install PTE Patch 6.0 to your PES 2016.

2. Download & Extract all files with WinRAR, you're going to find these files :

ptepatch_upd_tsc3.cpk
ptepatch_upd_tsc3_1.cpk
ptepatch_upd_tsc3_2.cpk
ptepatch_upd_tsc3_3.cpk

3. Copy all files to

C:\Program Files\KONAMI\Pro Evolution Soccer 2016\Download

4. Generate with DpFileListGenerator by Baris.

5. Copy your chosen EDIT00000000 to

C:\Users\Your PC Name\Documents\KONAMI\Pro Evolution Soccer 2016\save

6. Play !


SCREENSHOTS

TSC 2016


TSC 2016


TSC 2016
Download disini
TSC Versi 3.0
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6

TSC Versi 3.1

TSC Versi 3.2

TSC Versi 3,3
Part 1
Part 2
Part 3

Chant atau Lagu Suporter
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6


Uji Kenormalan Data

Hasil gambar untuk uji kenormalan data
Uji Kenormalan
Kenormalan data merupakan salah satu asumsi standar pada ujiuji statistik parametrik seperti pada uji t dan uji F.  Sedikit penyimpangan dari kenormalan tidaklah menyebabkan masalah yang serius. Namun penyimpangan yang jauh dari kenormalan haruslah diperhatikan. Box plot sangat membantu untuk mendapatkan informasi tentang kesimetrisan data.  Selain box plot, kita juga dapat membuat histogram, diagram pencar, atau plot batang daun dari data untuk melihat penyimpangan dari kenormalan secara umum.  Namun untuk itu diperlukan jumlah sampel yang cukup besar agar dapat memberikan informasi yang baik tentang bentuk distribusi dari data yang dianalisis.  Cara lain untuk melihat kenormalan adalah dengan uji Lilliefors/Kolmogorov-Smirnov  atau dengan uji goodness of fit.  Alasan utama mengapa asumsi kenormalan data diperlukan dalam banyak situasi, karena prosedur pengujian didasari pada distribusi tyang berasal dari kenormalan.
Uji kenormalan dengan Metoda Lilliefors
Uji ini sama dengan uji kolmogorov-smirnov untuk 1 sampel, bedanya  kolmogorov menggunakan varians dan rata-rata dari populasi. Lilliefors menggunakan varians dan rata-rata dari data.  Hipotesanya,
Ho : data berdistribusi normal
H1 : data tidak berdistribusi normal
Dalam hal ini kita menggunakan distribusi kumulatif sampel (sample cumulative distribution)  S(x) dengan probabilita kumulatif normal (normal cumulative probability)  F(x).  Jika Ho benar maka S(x) harus serupa (similar) dengan F(x). S(x) didefinisikan sebagai proporsi dari nilai sampel yang lebih kecil atau sama dengan x.  Statistik ujinya adalah statistik uji D.
Keputusan : Tolak Ho jika D > nilai tabel liliefors
Contoh:  
Sampel random independen dari 6 asisten profesor. Mereka ditanya untuk memperkirakan jumlah waktu di luar kelas untuk menghabiskan tanggung jawab mengajar pada minggu lalu hasilnya dalam jam, ditunjukkan pada data di bawah ini: (gunakan α = 5 %)
Asisten:           7,         12,       11,       15,       9,         14.
Solusi:
Ho : data berdistribusi normal
H1 : data tidak berdistribusi normal
Berdasarkan data diatas didapat rata-rata dan standar deviasi seperti berikut:
 = 0.1127
Dtabel, (tabel lillifors) pada  n = 6  dan  α = 0,05  adalah sebesar   0.319
Keputusan : Terima Ho, karena nilai  D< Dtabel
Kesimpulan : data asisten berdistribusi normal dengan tingkat keyakinan sebesar 95%.
Uji kenormalan dengan goodness of fit test
Pada uji ini data dibagi dalam beberapa interval, kemudian dihitung probabilita masing-masing interval. Probabilita dihitung dengan menggunakan distribusi normal dengan rata-rata ( ) dan  standar deviasi  (S)  sebagai estimator dari  μ  dan  σ .
Hipotesa:
H0 : data berdistribusi normal
H1 : data tidak berdistribusi normal
Statistik uji yang digunakan adalah statistik  Chi-square   .
α  adalah tingkat keberartian ;               k = banyaknya  interval
Oi adalah jumlah observasi pada interval ke-i
Ei adalah jumlah harapan pada interval ke-i
Ei  =  n . Pi
n adalah jumlah observasi
P adalah probabilita observasi pada interval ke-i yang dihitung dengan menggunakan distribusi normal.
Keputusan:
Contoh:
Rata-rata modal 10 perusahaan PMA adalah sebagai berikut (dalam juta US$):
56        58        60        64        54        52        50        40        47        60
Ujilah apakah data tersebut berdistribusi normal dengan α = 5%?
Solusi:
Data dibagi dalam beberapa interval, dalam hal ini dibagi menjadi 4 interval (jumlah interval biasanya disesuaikan dengan banyaknya observasi)
Nilai harapan tiap interval:
E1 =  n . P1  =  10  .  0,1587  =  1,587
E2 =  n . P2  =  10  .  0,3413  =  3,413
E3 =  n . P3  =  10  .  0,3413  =  3,413
E4 =  n . P4  =  10  .  0,1587  =  1,587
Jumlah observasi tiap interval:
O1 =  1 ;  O2 =  4          ;  O3 =  4          ;  O4 =  1 .